Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) melaporkan ada 278.848 peluang kerja di luar negeri yang tercatat dalam Sistem Informasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (SIP2MI) per 25 Oktober 2026. Dari jumlah itu, baru 72.924 posisi yang terserap sehingga tersisa 205.924 lowongan yang belum diisi oleh tenaga kerja Indonesia.
Program dan strategi kementerian
Menteri P2MI, Mukhtarudin, menyatakan kementerian menggarap beberapa langkah untuk menjembatani kebutuhan tenaga kerja internasional dan kesiapan calon pekerja migran. Salah satu inisiatif utama adalah peluncuran Program SMK Go Global yang dirancang menyiapkan tenaga kerja terampil dalam jumlah besar untuk penempatan luar negeri.
- Target Program SMK Go Global: penyiapan 500.000 tenaga kerja untuk periode 2026–2029.
- Penempatan bertahap: dimulai dengan target 40.000 orang pada 2026 sampai 140.000 orang pada 2029.
- Pendaftaran untuk program penempatan masih dibuka hingga 31 Oktober 2026.
Mukhtarudin menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi agar calon pekerja memiliki kompetensi yang sesuai kebutuhan pasar tujuan. Menurutnya, sinergi tersebut juga diperlukan agar proses penempatan tetap prosedural dan terlindungi secara hukum.
Perluasan akses informasi dan perlindungan
Untuk memperkuat edukasi mengenai migrasi aman dan mempermudah akses informasi lowongan resmi, Kementerian P2MI telah membentuk 43 Migrant Center yang ditempatkan di berbagai perguruan tinggi serta satu di lembaga pelatihan.
Upaya ini dimaksudkan memberi panduan prosedur penempatan, hak pekerja migran, dan akses layanan perlindungan sejak tahap pra-penempatan. Dalam audiensi bersama perwakilan pemerintah daerah dan perguruan tinggi di Jakarta, kementerian juga mendorong pemetaan kebutuhan tenaga kerja dengan berbagi data untuk menyelaraskan kurikulum pelatihan dengan kebutuhan pasar internasional.
“Walaupun pemerintah di sana sudah memiliki regulasi, namun masih kurang terproteksi dalam penempatan kerja di luar negeri, sehingga ke depannya mereka tetap perlu arahan kerja,”
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, yang hadir dalam pertemuan dan menyoroti tantangan perlindungan bagi pekerja migran dari daerahnya.
Kesempatan dari tren demografi global
Mukhtarudin menyebut fenomena penuaan penduduk di beberapa negara maju—termasuk Jepang, Korea Selatan, dan sejumlah negara Eropa—membuka peluang strategis bagi pekerja Indonesia. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan bonus demografi Indonesia lewat peningkatan keterampilan sumber daya manusia agar dapat mengisi posisi yang tersedia di pasar internasional.
Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah dan perguruan tinggi didorong untuk meningkatkan sosialisasi program, memperkuat pelatihan vokasi yang relevan, dan memastikan jalur penempatan berjalan melalui mekanisme resmi guna menghindari penempatan nonprosedural.
| Data SIP2MI (25 Oktober 2026) | Angka |
|---|---|
| Total peluang kerja luar negeri tercatat | 278.848 |
| Posisi yang sudah terserap | 72.924 |
| Posisi masih tersedia | 205.924 |
Langkah-langkah kementerian bertujuan menekan angka penempatan nonprosedural sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses kerja luar negeri yang lebih teratur dan terlindungi. Pendaftaran Program SMK Go Global tetap dibuka hingga 31 Oktober 2026 bagi pihak yang memenuhi ketentuan pendaftaran.