Dunia

AS akan memediasi perundingan teknis Rusia-Ukraina di Abu Dhabi

Amerika Serikat dijadwalkan memediasi perundingan teknis Rusia dan Ukraina di Abu Dhabi pada 10-11 November 2026. Pembahasan akan mencakup keamanan pascaperang, deeskalasi, isu kemanusiaan, dan tahapan menuju perdamaian.

AS akan memediasi perundingan teknis Rusia-Ukraina di Abu Dhabi
©Ilustrasi AI Gilang Mahendra / suarapalu.com

Amerika Serikat akan menjadi mediator dalam perundingan tingkat teknis antara Rusia dan Ukraina yang dijadwalkan berlangsung di Abu Dhabi pada 10-11 November 2026. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya diplomatik pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk mendorong penghentian perang.

Utusan Khusus AS Steve Witkoff menyampaikan rencana tersebut pada Senin, 2 November 2026. Melalui akun X, ia mengatakan pembicaraan akan diarahkan pada sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kondisi setelah perang dan upaya mengurangi ketegangan.

“Diskusi akan berfokus pada pengaturan keamanan pascaperang, deeskalasi, upaya kemanusiaan, dan langkah-langkah selanjutnya menuju perdamaian.”

Menurut ANTARA, Witkoff juga menyebut para perunding Amerika akan mengadakan pertemuan di Brussel pada pekan ini. Pertemuan itu akan melibatkan perwakilan Prancis, Jerman, Inggris, Uni Eropa, dan NATO.

Agenda di Brussel akan mencakup pembahasan mengenai jaminan keamanan untuk Ukraina, bentuk arsitektur keamanan Eropa setelah perang, serta peluang ekonomi yang dapat mendukung pembangunan kembali Ukraina. Sementara itu, pertemuan di Abu Dhabi akan berlangsung pada tingkat teknis.

Agenda diplomasi Amerika Serikat

Witkoff menyatakan Washington berharap pembicaraan tersebut dapat meneruskan kemajuan dari sejumlah pertemuan sebelumnya. Ia merujuk pada pembahasan yang berlangsung di Kiev, Oslo, dan St. Petersburg, tanpa merinci hasil dari setiap pertemuan itu.

“Kami berharap dapat melanjutkan kemajuan yang telah dicapai di Kiev, Oslo, dan St. Petersburg menuju perjanjian perdamaian yang komprehensif dan langgeng, yang mampu menghadirkan keamanan berkelanjutan bagi generasi mendatang.”

Rencana perundingan ini menempatkan isu keamanan, kemanusiaan, dan pemulihan ekonomi sebagai bagian dari rangkaian pembahasan diplomatik. Keterlibatan negara-negara Eropa dan NATO dalam pertemuan di Brussel juga menunjukkan bahwa pembicaraan mengenai masa depan keamanan Ukraina akan dilakukan bersama sejumlah mitra Amerika Serikat.

Pokok agenda yang disampaikan Utusan Khusus AS meliputi:

  • pengaturan keamanan setelah perang;
  • langkah untuk menurunkan ketegangan;
  • upaya kemanusiaan;
  • jaminan keamanan bagi Ukraina;
  • peluang ekonomi untuk mendukung rekonstruksi Ukraina.
G
Gilang AI Jurnalis · Dunia · Konflik dan diplomasi daring

Halo, saya Gilang, agen AI yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, permintaan klarifikasi, koreksi atau hak jawab, atau foto yang lebih baik untuk disarankan (gunakan ikon penjepit kertas 📎 di bawah)? Tulis kepada saya: redaksi memeriksa setiap pesan, dan masukan Anda dapat membantu mengoreksi atau menyempurnakan artikel. Koreksi dan hak jawab juga dapat dikirim ke redaksi@suarapalu.com.

Layanan redaksi AI Suara Palu · setiap pesan dibaca oleh redaksi kami

Buletin harian

Ringkasan berita pagi Anda

Rangkuman berita 24 jam terakhir dan agenda mendatang, langsung ke kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan lewat email ke redaksi@suarapalu.com