Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di Sulawesi Utara meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem hingga 8 November 2026. Kondisi yang perlu diantisipasi meliputi hujan berintensitas sedang hingga lebat, petir, angin kencang, serta bertambahnya akumulasi curah hujan harian.
Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna, mengatakan perubahan pola atmosfer mulai mendorong pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah provinsi tersebut. Menurut dia, masuknya angin Muson Asia membawa uap air yang meningkatkan aktivitas konvektif sekaligus menjadi tanda awal masuknya musim hujan.
“Waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian,” kata Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna.
BMKG juga mencatat indeks NINO 3.4 sebesar +2,88 masih berpengaruh terhadap berkurangnya curah hujan di Sulawesi Utara. Namun, kondisi lokal yang labil disebut tetap mendukung pembentukan awan hujan dengan potensi kilat dan petir.
Wilayah yang perlu mewaspadai cuaca
Dalam pemetaan BMKG, potensi cuaca ekstrem tersebar pada beberapa kabupaten dan kota dengan waktu yang berbeda. Rinciannya sebagai berikut:
| Waktu | Wilayah yang disebut BMKG |
|---|---|
| Periode awal pemantauan | Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, dan Kabupaten Minahasa Selatan |
| Kamis, 5 November | Kabupaten Kepulauan Talaud |
| Jumat, 6 November | Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Kabupaten Kepulauan Sangihe |
| Sabtu, 7 November | Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur |
| Minggu, 8 November | Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa, dan wilayah lain yang masuk pemantauan BMKG |
BMKG memprakirakan kondisi pada Selasa hingga Rabu cenderung cerah sampai hujan ringan. Meski demikian, perubahan cuaca dapat terjadi secara setempat, terutama ketika pertumbuhan awan berlangsung cepat dan disertai kondisi atmosfer yang mendukung hujan lebat.
- Hujan sedang hingga lebat berpotensi turun di sejumlah wilayah Sulawesi Utara.
- Petir, angin kencang, dan peningkatan curah hujan harian menjadi faktor yang perlu diwaspadai.
- Potensi cuaca ekstrem dipetakan BMKG hingga Minggu, 8 November 2026.
Masyarakat di wilayah yang masuk dalam pemantauan diminta memperhatikan informasi cuaca dari BMKG dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi setempat. Kewaspadaan diperlukan terutama saat hujan lebat disertai petir dan angin kencang terjadi dalam waktu bersamaan.