PDRN mulai dikembangkan dari sumber tumbuhan untuk digunakan dalam produk perawatan kulit yang dioleskan langsung. Bahan ini sebelumnya lebih dikenal berasal dari DNA salmon dan menjadi salah satu kandungan yang dibahas dalam perkembangan industri skincare.
PDRN merupakan singkatan dari Polydeoxyribonucleotide, yaitu fragmen DNA yang digunakan dalam pengembangan produk perawatan kulit. Perkembangan teknologi memungkinkan bahan tersebut diolah dalam ukuran yang lebih kecil agar dapat diformulasikan ke dalam produk topikal.
Pemakaian tidak terbatas pada injeksi
Dalam materi edukasi pada peluncuran Glamazing, Jumat, 30 Oktober 2026, dr. Gio menjelaskan bahwa pemakaian PDRN tidak hanya dikaitkan dengan prosedur injeksi. Ia menyebut, sejumlah penelitian juga membahas penggunaan PDRN dalam sediaan yang diaplikasikan pada permukaan kulit.
“Merupakan mitos dan tidak sepenuhnya benar jika PDRN dianggap hanya efektif melalui injeksi. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa PDRN dalam sediaan topikal atau produk skincare juga memiliki potensi manfaat untuk perawatan kulit.” — dr. Gio
Penjelasan serupa disampaikan dr. Cecillia Young. Menurut dia, kemajuan teknologi membuat PDRN dari tumbuhan dapat diproses menjadi fragmen DNA berukuran kecil. Hasil pengolahan itu kemudian memungkinkan bahan tersebut digunakan dalam formulasi skincare.
“Tapi, teknologi sekarang semakin maju. Ada PDRN tumbuhan yang diolah jadi fragmen DNA berukuran kecil dan bisa diformulasikan untuk skincare.” — dr. Cecillia Young
Pengembangan bahan berbasis tumbuhan tersebut mulai diikuti sejumlah pelaku industri skincare. Salah satunya adalah Glamazing, merek lokal asal Malang yang memperkenalkan rangkaian PDRN+ Series sebagai alternatif produk perawatan kulit dengan kandungan PDRN.
Chief Marketing Officer Glamazing Yudrika Azka mengatakan, pemakaian PDRN berbasis tumbuhan menjadi bagian dari upaya menghadirkan pilihan bahan baku yang sejalan dengan prinsip inovasi etis. Ia menilai, asal bahan bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan karena formulasi juga harus disesuaikan dengan kebutuhan kulit konsumen.
- PDRN adalah fragmen DNA yang digunakan dalam pengembangan produk perawatan kulit.
- Bahan tersebut tidak hanya dikembangkan dari DNA salmon, tetapi juga mulai dari sumber tumbuhan.
- PDRN berbasis tumbuhan dapat diformulasikan untuk produk skincare topikal menurut penjelasan dokter yang dikutip dalam materi edukasi.
Yudrika menyatakan bahwa inovasi skincare tidak harus mengesampingkan nilai etis untuk menghasilkan produk yang tetap ditujukan bagi kebutuhan perawatan kulit. Perkembangan ini menunjukkan adanya upaya industri mencari alternatif bahan baku sekaligus mengembangkan teknologi formulasi pada produk yang digunakan langsung di permukaan kulit.