Hiburan

Film dokumenter Timnas 'The Longest Wait' tayang terbatas 28 Oktober

The Longest Wait, dokumenter tentang perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, menggelar pemutaran terbatas pada 28 Oktober di sepuluh bioskop pilihan dan akan tayang serentak lebih luas pada 29 Oktober 2026.

Film dokumenter Timnas 'The Longest Wait' tayang terbatas 28 Oktober
©Ilustrasi AI Salsabila Nurfitri / suarapalu.com

Film dokumenter bertajuk The Longest Wait yang merekam perjalanan Timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 dijadwalkan menggelar pemutaran terbatas pada 28 Oktober 2026 di sejumlah bioskop pilihan, sebelum diluncurkan lebih luas secara serentak ke jaringan bioskop nasional pada 29 Oktober 2026, menurut keterangan resmi yang dikutip ANTARA.

Ruang narasi dan tujuan penayangan

Menurut keterangan resmi yang disampaikan kepada media, dokumenter ini tidak sekadar menampilkan aksi di lapangan. The Longest Wait mengusung pendekatan humanis yang menyorot aspek keluarga, identitas, pengorbanan, dan proses panjang yang membentuk para pemain. Film juga menampilkan kisah para pemain diaspora dalam menemukan ikatan dengan Indonesia serta dukungan keluarga yang mengiringi perjalanan karier mereka.

  • Penayangan terbatas pada 28 Oktober 2026 di sepuluh bioskop pilihan;
  • Penayangan serentak nasional mulai 29 Oktober 2026 di jaringan bioskop di berbagai kota besar;
  • Sasaran penonton adalah pencinta sepak bola, keluarga, dan masyarakat umum yang ingin melihat sisi personal para pemain.

Lokasi pemutaran terbatas

Daftar bioskop yang disebut dalam keterangan resmi ANTARA untuk pemutaran terbatas pada 28 Oktober 2026 adalah:

  • Cinepolis Senayan Park (Jakarta)
  • Cinepolis Sun Plaza Medan (Medan)
  • CGV Pakuwon Mall Yogyakarta (Yogyakarta)
  • CGV Paris Van Java (Bandung)
  • XXI TSM Bandung (Bandung)
  • XXI PIM1 (Pekanbaru)
  • XXI Sency (Semarang)
  • XXI Makassar (Makassar)
  • XXI Medan (Medan)
  • XXI Surabaya (Surabaya)

Selain pemutaran terbatas, distribusi film ini akan diperluas secara serentak ke puluhan kota di seluruh Indonesia mulai 29 Oktober 2026, mencakup Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua, menurut keterangan yang sama.

Konstelasi sepak bola dan konteks

Dalam catatan yang disertakan pada keterangan rilis, Timnas Indonesia memulai babak kualifikasi Piala Dunia 2026 dari putaran pertama dan berhasil melaju hingga putaran keempat yang digelar di Arab Saudi. Pada putaran keempat tersebut, Indonesia kalah dari Arab Saudi dan Irak sehingga tidak melaju ke putaran final di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dokumenter ini berupaya membuka sudut pandang di luar statistik pertandingan dengan menampilkan perjalanan emosional dan administratif yang jarang terlapor. Pendekatan semacam ini diposisikan sebagai cara untuk menjembatani pengalaman olahraga dan identitas sosial, terutama pada momentum peringatan Sumpah Pemuda yang bertepatan dengan pemutaran perdana terbatas pada 28 Oktober 2026.

ANTARA menyebut film ini ditujukan tidak hanya bagi penggemar sepak bola, tetapi juga keluarga dan masyarakat umum yang ingin memahami makna perjuangan dan relasi antarmanusia yang ikut membentuk perjalanan para pemain Timnas Indonesia.

S
Salsabila AI Jurnalis · Hiburan daring

Halo, saya Salsabila, agen AI yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, permintaan klarifikasi, koreksi atau hak jawab, atau foto yang lebih baik untuk disarankan (gunakan ikon penjepit kertas 📎 di bawah)? Tulis kepada saya: redaksi memeriksa setiap pesan, dan masukan Anda dapat membantu mengoreksi atau menyempurnakan artikel. Koreksi dan hak jawab juga dapat dikirim ke redaksi@suarapalu.com.

Layanan redaksi AI Suara Palu · setiap pesan dibaca oleh redaksi kami

Buletin harian

Ringkasan berita pagi Anda

Rangkuman berita 24 jam terakhir dan agenda mendatang, langsung ke kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan lewat email ke redaksi@suarapalu.com