Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) berubah menjadi lautan penonton ketika Kanye West menyelesaikan penampilan dalam gelaran Ye Live in Jakarta pada Sabtu malam, 24 Oktober 2026. Konser yang digarap promotor lokal Raw Vision Collective itu menghadirkan elemen panggung yang selama ini menjadi ciri tur Ye: struktur dome 360 derajat yang pada beberapa kesempatan disebut sebagai Giant World Globe Stage.
Penonton tidak hanya datang dari Ibu Kota. Liputan media menunjukkan kehadiran penonton mancanegara, salah satunya Joey Smith, turis asal Australia, yang tiba ke Jakarta sehari sebelum konser. Joey mengatakan ia memilih terbang ke Indonesia karena Ye tidak menggelar tur di Australia.
“Kanye itu musisi favorit gue, jadi gak banyak orang lain yang membuat gue rela terbang ke Jakarta untuk menontonnya,”
Menurut keterangan promotor yang dikutip media, properti panggung tersebut diterbangkan dari luar negeri dan mempertahankan ukuran yang sama seperti saat dipakai di negara lain. Karen Tjahja, Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, menyampaikan bahwa pihak promotor menambah layar LED di sekitar panggung agar penonton dari tribun mana pun tetap mendapat pandangan yang baik terhadap aktor utama di atas panggung.
Desain panggung dan pengalaman menonton
Panggung berbentuk bola dunia itu menonjolkan sisi visual yang intens: musik disandingkan dengan instalasi lampu dan proyeksi yang membuat ilusi seakan penyanyi berada di atas sebuah dunia raksasa. Desain ini sebelumnya sempat viral ketika Ye manggung di SoFi Stadium, Los Angeles, dan dipertahankan saat konser Jakarta untuk menjaga konsistensi konsep tur.
Penonton melaporkan bahwa tata letak arena dan panggung 360 derajat memberikan keuntungan visual karena dari banyak sudut di lapangan maupun tribun, penonton memperoleh pandangan langsung ke panggung. Untuk kebutuhan teknis, promotor menyesuaikan penempatan LED mengingat bentuk stadion GBK yang melebar, sehingga tata pandang dari tribun tetap optimal.
- Tanggal dan lokasi: Sabtu, 24 Oktober 2026, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
- Promotor: Raw Vision Collective
- Elemen panggung: dome stage 360 derajat / Giant World Globe Stage, tambahan layar LED
- Penonton: hadir puluhan ribu penonton serta sejumlah wisatawan mancanegara
Gelaran ini menegaskan posisi Jakarta sebagai salah satu kota tujuan konser internasional. Media melaporkan bahwa Indonesia menjadi satu-satunya destinasi di Asia Tenggara yang disinggahi oleh penyanyi tersebut dalam rangkaian tur yang berjalan tahun ini, sehingga menarik minat penggemar dari luar negeri yang memilih terbang khusus untuk menonton.
Dari sisi produksi, pengiriman properti panggung lintas negara dan penyesuaian tata letak untuk stadion lokal menunjukkan upaya promotor dan manajemen artis untuk menyamakan pengalaman konser di berbagai negara. Untuk penonton, efek visual dan penempatan panggung 360 derajat menjadi daya tarik utama yang disebut-sebut menciptakan suasana berbeda dibandingkan titik luar stadion.