Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menempatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia sebagai menteri yang paling diingat publik. Dalam kategori top of mind, Bahlil memperoleh 37,5 persen, sedangkan tingkat pengenalan saat responden diberikan daftar nama menteri mencapai 70,4 persen, menurut pemberitaan Media Indonesia pada 25 Oktober 2026.
“Kebijakan yang memberikan ruang kepada rakyat kecil, mulai dari pengelolaan sumur minyak rakyat, pertambangan rakyat, hingga menjaga harga BBM bersubsidi agar tidak mengalami kenaikan, merupakan bagian dari upaya menerjemahkan arahan Presiden Prabowo Subianto agar kebijakan negara berpihak kepada rakyat,” kata Arief Rosyid Hasan, sekretaris Akademi Partai Golkar, kepada Media Indonesia.
Hasil survei dan perbandingan
Menurut laporan IPO yang dirilis pada 24 Oktober, posisi Bahlil mengungguli beberapa menteri lain bila dilihat dari tingkat ingatan publik. Berikut data yang dilaporkan Media Indonesia:
| Nama menteri | Top of mind | Tingkat pengenalan (diberi daftar) |
|---|---|---|
| Bahlil Lahadalia | 37,5 persen | 70,4 persen |
| Abdul Muhaimin Iskandar | 34,1 persen | 60,9 persen |
| Zulkifli Hasan | 21,7 persen | 48,0 persen |
| Agus Harimurti Yudhoyono | 16,5 persen | 62,5 persen |
Makna politik dan kebijakan
Pengamat dan politikus yang diwawancarai menyatakan bahwa tingkat keteringatan publik terhadap seorang menteri bisa menjadi modal kebijakan. Arief Rosyid Hasan menilai tingginya pengenalan Bahlil terkait sejumlah kebijakan yang dinilai menyentuh kelompok masyarakat kecil, seperti pembukaan ruang bagi pengelolaan sumur minyak rakyat, perhatian pada pertambangan rakyat, serta upaya menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap terjangkau.
- Hilirisasi dan transisi energi: kebijakan yang dipimpin Bahlil berada pada agenda strategis pemerintahan.
- Partisipasi masyarakat: upaya membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam pengelolaan sumber daya menjadi salah satu sorotan.
- Perlindungan konsumen: menjaga ketersediaan dan keterjangkauan BBM bersubsidi muncul sebagai klaim yang memengaruhi persepsi publik.
Arief menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan energi tidak cukup diukur dari angka investasi dan produksi semata. Menurutnya, kebijakan juga harus mencakup akses masyarakat untuk ikut serta dan memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan sumber daya alam.
Catatan metode dan konteks
Media yang melaporkan hasil survei mengutip data IPO tanpa merinci metodologi lengkap dalam teks yang sama. Untuk menilai representativitas temuan survei, informasi mengenai ukuran sampel, metode pengambilan sampel, margin kesalahan, serta tanggal pelaksanaan survei diperlukan. Namun, pemberitaan yang dikutip menampilkan angka-angka utama yang menunjukkan posisi relatif menteri dalam persepsi publik.
Bahlil menjabat pada posisi strategis yang memadukan fungsi pengaturan sumber daya dan hilirisasi industri, sehingga perhatian publik terhadap kebijakan di sektor energi berpotensi memengaruhi dinamika investasi, lapangan kerja, serta harga dan ketersediaan energi bagi masyarakat.
Pelaporan ini berdasarkan pemberitaan Media Indonesia tanggal 25 Oktober 2026 yang memuat kutipan pernyataan Arief Rosyid Hasan dan angka hasil survei IPO.