April 24, 2024

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

Warga negara Indonesia di luar negeri menggunakan hak pilihnya

Warga negara Indonesia di luar negeri menggunakan hak pilihnya

Jutaan Masyarakat Indonesia pergi ke tempat pemungutan suara hari ini untuk memilih pemimpin mereka berikutnya, dan penduduk Australia telah memberikan hak demokrasi mereka. Ada sekitar 35.000 orang Indonesia di Australia Terdaftar untuk memilih Dan mendapat kesempatan untuk memilih pada hari Sabtu lalu. Diakuinya, ini hanyalah sebagian kecil Diperkirakan 200 juta pemilih telah kembali ke negaranyaNamun partisipasi dalam proses demokrasi ini penting, khususnya dalam dua isu utama yang sangat dirasakan oleh banyak ekspatriat: kewarganegaraan ganda dan hubungan Australia-Indonesia.

Pemungutan suara saya berlangsung cepat dan mudah di Sydney tempat saya tinggal. Di Maroubra Junction Public School di timur kota, perjalanan hanya memakan waktu 20 menit. Tidak adanya poster kampanye di TPS adalah hal yang tidak biasa, dibandingkan dengan simbol-simbol partai yang terlihat ramai dan foto kandidat yang tersenyum ketika warga Australia mengantri di tempat pemungutan suara, namun sistem ini memungkinkan para pemilih untuk fokus memberikan suara mereka secara tidak memihak. Dua surat pemilu diterbitkan, satu untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, dan satu lagi untuk DPR. Pada akhirnya, ujung jari bertinta biru merupakan tanda nyata yang menandai keberhasilan partisipasi mereka dalam pelaksanaan demokrasi.

Jika suasana seputar pemilu merupakan indikasinya, masyarakat Indonesia di Sydney tampaknya optimis terhadap perkembangan hubungan diplomatik.

Namun salah jika menganggap hal ini sebagai hal yang membosankan. Masyarakat Indonesia bangga dengan demokrasi mereka dan mengizinkannya, Acara jajak pendapat Lowy, beberapa warga Australia lambat dalam memahaminya. Kegiatan pemilu di Sydney mencakup bazaar dan musik yang ramai serta makanan Indonesia yang eksotis – meskipun tidak ada sosis yang demokratis. Selain kebangsaan, festival ini juga menjangkau mitra Australia atau warga Indonesia dari negara lain, membina interaksi lintas budaya dan mendorong keharmonisan dalam komunitas yang beragam.

READ  CARAT Indonesia 2022 dimulai dengan Angkatan Laut dan Marinir Indonesia dan AS > Armada Pasifik AS > Berita

Para pemilih yang saya ajak bicara enggan mengungkapkan preferensi pemilu mereka, karena menekankan nuansa budaya yang menghargai privasi pilihan politik individu. Keengganan ini mencerminkan keyakinan bersama di antara siapa pun yang memilih pemimpin bahwa ia memiliki kualitas yang diperlukan untuk membawa Indonesia menuju kemakmuran yang lebih besar.

Masyarakat lebih vokal mengenai isu-isu penting yang mempengaruhi perolehan suara mereka. Bagi sebagian besar orang yang saya ajak bicara, pemilu bukan hanya tentang masa depan politik negara, namun sebuah ujian besar bagi dinamika yang berkembang dari kewarganegaraan dan kepemilikan.

Kewarganegaraan ganda mungkin menjadi cara untuk mengeksploitasi migran Indonesia (Aditya Vardhana/Unsplash)

Bagi mereka yang tinggal di luar negeri, memiliki kewarganegaraan ganda telah menjadi fokus penting, yang berkisar pada pertanyaan yang lebih luas mengenai identitas dan loyalitas. Indonesia saat ini menerapkan kebijakan kewarganegaraan dan keyakinan yang diungkapkan menunjukkan adanya keinginan untuk melakukan pendekatan yang lebih fleksibel. Banyak warga Indonesia yang berada di diaspora terpaksa melepaskan kewarganegaraan Indonesianya, didorong oleh komitmen kerja atau fasilitas visa. Meskipun mereka sangat mencintai tanah air mereka, kendala praktis memaksa mereka untuk mengambil keputusan ini. Kekhawatiran juga terlihat mengenai potensi hilangnya individu-individu berbakat ini dan dampaknya terhadap masa depan Indonesia.

Para advokat berharap bahwa perubahan kebijakan dapat menjaga hubungan dengan imigran dan memanfaatkan bakat mereka demi kebaikan bangsa. Meski ada usulan kewarganegaraan ganda di Indonesia Dibahas pada tahun 2014, hal ini tidak menjadi agenda nasional di Jakarta. Harapannya kini tertuju pada kabinet 2024 mendatang.

Pandangan optimis terhadap hubungan antara Indonesia dan Australia juga dirasakan oleh warga Indonesia di Sydney. Ada kegembiraan yang besar atas kemajuan proses visa turis Australia, yang tahun ini telah dikurangi secara signifikan dari satu bulan menjadi dua bulan menjadi tiga hari.

READ  Bagaimana China dan Jepang Bersaing di Industri Mobil Indonesia - Diplomasi

Kepemimpinan baru Indonesia diharapkan dapat memperkuat momentum positif hubungan dengan Australia. Jika suasana seputar pemilu merupakan indikasinya, masyarakat Indonesia di Sydney tampaknya optimis terhadap perkembangan hubungan diplomatik kedua negara di tahun-tahun mendatang. KTT khusus Australia-ASEAN bulan depan, yang juga mencakup kunjungan terakhir Presiden Joko Widodo ke Australia, akan menjadi ujian bagus lainnya mengenai kemajuan hubungan kedua negara.


Pusat Pengembangan Indo-Pasifik IPDC