Desember 5, 2022

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

Opsi penimbangan Axiata untuk unit Indonesia

Kuala Lumpur: Axiata Group Bhd Ia sedang menjajaki pilihan untuk bisnisnya di Indonesia, termasuk menggabungkan layanan broadband dan selulernya di Indonesia, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

Perusahaan nirkabel terbesar Malaysia sedang meletakkan dasar untuk kesepakatan potensial yang akan membantu meningkatkan sinergi di asetnya yang terdaftar di Jakarta, kata orang-orang, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena prosesnya bersifat pribadi.

Opsi yang dipertimbangkan termasuk membawa investor minoritas untuk aset infrastrukturnya sebagai cara untuk memacu investasi dan pertumbuhan lebih lanjut, kata orang-orang.

Axiata memegang kendali atas operator seluler PT XL Axiata dan penyedia broadband PT Link Net, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Perusahaan-perusahaan tersebut memiliki total kapitalisasi pasar sekitar US$2,1 miliar (RM10 miliar).

Pertimbangannya masih dalam tahap awal, dan Axiata belum bisa memastikan akan melakukan transaksi, kata orang-orang. Seorang perwakilan untuk Axiata menolak berkomentar.

Menanggapi permintaan Bloomberg News, perwakilannya mengatakan LinkNet tidak memiliki informasi tentang rencana tersebut.

Tidak ada diskusi seperti itu di XL Axiata, kata kepala komunikasi perusahaan perusahaan.

Perusahaan telekomunikasi di Asia Tenggara sedang menjajaki opsi strategis untuk meningkatkan pertumbuhan.

PT Telkom Indonesia telah memilih konsultan untuk menggabungkan bisnis broadband dan nirkabelnya, sambil juga melihat potensi kesepakatan untuk operasi pusat datanya, Bloomberg News melaporkan.

Penyedia serat optik Filipina, Converge ICT Solutions Inc, sedang mempertimbangkan untuk menjual saham di platform infrastrukturnya, kata orang yang mengetahui masalah tersebut.

Grup Axiata memegang 76% saham di Link Net melalui anak perusahaannya Axiata Investments (Indonesia) Sdn Bhd setelah menyelesaikan akuisisi 66% dan penawaran wajib, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Grup Axiata memiliki 61% saham XL Axiata melalui anak perusahaan lain.

READ  Empat tentara tewas dalam serangan di wilayah Papua Indonesia

Terdaftar di Bursa Efek Jakarta sejak 2005, XL Axiata memiliki kapitalisasi pasar sebesar 26,3 triliun rupiah (US$1,7 miliar atau RM8,1 miliar). – Bloomberg