Juni 17, 2024

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

BMKG memperkirakan perubahan cuaca menjelang Tahun Baru Imlek 2024 dan pemilu Indonesia

Tempo.co, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatik, dan Geofisika Indonesia (PMKG) telah menerbitkan ramalan cuaca dinamis untuk Februari 2024, bulan yang ditandai dengan peristiwa penting termasuk Tahun Baru Imlek pada 10 Februari dan pemilihan umum pada 14 Februari. BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap kondisi cuaca yang diperkirakan akan berubah.

BMKG mengidentifikasi beberapa fenomena atmosfer, termasuk aktivitas monsun Asia yang diperkirakan akan meningkatkan curah hujan di wilayah tengah dan selatan Indonesia. Arus khatulistiwa yang aktif di sekitar wilayah tengah dan timur Indonesia berkontribusi terhadap terbentuknya awan hujan. Selain itu, seiring dengan menguatnya monsun Asia, pola angin longitudinal dan konvergensi terjadi di beberapa wilayah termasuk Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Untuk perayaan Imlek pada 10 Februari, hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor pada sore hingga malam hari. Sementara pada periode yang sama, hujan ringan diperkirakan terjadi di Jakarta, Kabupaten Tanggerang, Tangsel, dan Bekasi.

Pada hari pemilihan umum 14 Februari, cuaca secara umum diprakirakan berawan pada pagi dan sore hari, dan berpeluang hujan ringan di wilayah Jabodetabek pada sore hari.

BMKG juga menyoroti potensi tantangan cuaca bagi penerbangan pada 10 hingga 15 Februari 2024. Kehadiran awan kumulonimbus (CB) secara signifikan dengan cakupan spasial lebih dari 75% diperkirakan terjadi di banyak wilayah termasuk Riau, Selat Malaka bagian selatan. Kepulauan Padam dan Lingga, antara lain.

Selain itu, gelombang sedang hingga sedang (1,25 – 2,50 meter) diperkirakan terjadi pada periode yang sama, sehingga mendorong kehati-hatian dalam aktivitas laut.

BMKG menghimbau masyarakat dan pihak terkait untuk bersiap menghadapi kondisi cuaca yang diperkirakan terjadi dengan memastikan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan yang memadai untuk menangani peningkatan curah hujan dan potensi bencana hidrologi. Masyarakat disarankan untuk menghubungi langsung melalui website, media sosial, aplikasi seluler, call center, atau kantor BMKG setempat.

READ  Indonesia kehabisan oksigen saat infeksi virus corona meningkat

Pilihan Editor: BMKG memperkirakan Jawa Tengah akan turun hujan di tengah lonjakan banjir

klik disini Dapatkan update berita terkini dari Tempo di Google News