Desember 5, 2022

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

Regulator Indonesia memberi lampu hijau kepada bank untuk berinvestasi di fintech

JAKARTA: Menanggapi pertumbuhan sektor keuangan digital, Indonesia telah mengeluarkan peraturan untuk menstandarkan investasi bank di perusahaan fintech, kata regulator keuangan negara itu dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu.

Sebelumnya, tidak ada aturan khusus untuk investasi semacam itu. Beberapa bank Indonesia telah berinvestasi di perusahaan fintech melalui unit modal ventura mereka.

Peraturan baru, yang ditandatangani awal bulan ini dan segera berlaku, memungkinkan bank untuk menginvestasikan maksimal 35 persen dari modalnya di fintech.

Bank harus membuat prosedur yang tepat untuk mengelola risiko yang timbul dari investasinya.

“Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Mengantisipasi potensi risiko harus diimbangi dengan manajemen risiko yang berkualitas…

Aturan baru berlaku untuk investasi langsung atau pembelian melalui pasar saham, kata OJK.

Dengan 191 juta pengguna internet, Indonesia merupakan pasar yang signifikan bagi banyak platform teknologi.

Hingga September, pinjaman dari fintech mencapai total 48,73 triliun rupiah ($3,12 miliar), naik 77 persen dari periode yang sama tahun lalu, data dari OJK menunjukkan.

($1 = 15.610.0000 rupiah)

READ  Indonesia batalkan tahun kedua haji ke Mekkah karena kekhawatiran COVID-19