Juni 14, 2024

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

Muslim Indonesia merayakan Idul Adha dengan pesta setelah penyakit tahun lalu mengganggu ritual

Muslim Indonesia merayakan Idul Adha dengan pesta setelah penyakit tahun lalu mengganggu ritual

Andy Jadmiko dan Ninik Karmini, Associated Press

4 menit yang lalu

Umat ​​muslim melaksanakan sholat subuh untuk memperingati hari raya Idul Adha di depan Masjid Raya Al Mashun di Medan, Indonesia, Kamis, 29 Juni 2023. Muslim di seluruh dunia merayakan Idul Adha, atau Hari Raya Kurban. Kambing, kambing, sapi, dan unta untuk memperingati kerelaan Nabi Ibrahim mengorbankan putranya Ismail atas perintah Allah. (Foto AP/Binsar Bakara)

JAKARTA, Indonesia (AP) — Umat Islam di seluruh Indonesia merayakan Idul Adha, salah satu hari raya terbesar dalam kalender Islam, dengan pesta daging pada Kamis setelah kekhawatiran wabah penyakit mulut dan kuku mereda tahun lalu.

Idul Adha, yang dikenal sebagai “Hari Raya Kurban” di Arab Saudi, bertepatan dengan upacara pemakaman haji tahunan. Ini adalah kesempatan yang menggembirakan di mana umat Islam yang taat membeli hewan dan menyembelihnya dan membagi dua pertiga dagingnya dengan orang miskin, di mana makanan menjadi sorotan.

Beberapa negara Asia Tenggara termasuk Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura merayakan Idul Adha pada hari Kamis, sementara umat Islam di Arab Saudi, Mesir, Turki, Afghanistan, dan Nigeria merayakan hari raya tersebut pada hari Rabu. . Ini bervariasi sesuai dengan sudut pandang bulan di berbagai belahan dunia.

Pada hari Kamis, jamaah berbaris di jalan-jalan ibu kota Indonesia, Jakarta, bahu-membahu untuk sholat berjamaah. Masjid-masjid, termasuk Masjid Raya Istiqlal Jakarta, yang terbesar di Asia Tenggara, dipadati jamaah untuk salat subuh.

“Alhamdulillah, kami bisa salat Idul Adha bersama keluarga dan merayakan hari raya tanpa takut wabah dan wabah,” kata Neysya Fabiola, warga Jakarta. “Perayaan tahun ini lebih semarak dari tahun-tahun sebelumnya.”

READ  Menteri Uno meluncurkan Anugerah Desa Wisata Indonesia Tahun 2024

Hari raya Idul Adha di Indonesia dikenal dengan pesta mewah berbahan dasar daging yang dibuat dari daging kurban. Halaman masjid dibanjiri untuk menyembelih hewan dalam ritual festival.

Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk memperpanjang hari raya kurban tahun ini, memberikan negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia itu dua hari tambahan wajib cuti sebelum dan sesudah hari raya umat Islam.

Presiden Joko Widodo mengatakan keputusan itu diambil untuk mendorong kegiatan ekonomi dan pariwisata di negara kepulauan terbesar di dunia itu.

“Ini akan memberikan lebih banyak waktu bagi masyarakat untuk bepergian dan menikmati liburan mereka dalam upaya mendorong lebih banyak kegiatan ekonomi, terutama pariwisata domestik,” kata Widodo pekan lalu.

Seperti negara-negara lain di dunia, Indonesia sedang berjuang untuk keluar dari resesi ekonomi yang dipicu oleh pandemi dari perang di Ukraina, dan harga energi dan pangan menimbulkan masalah untuk pemulihan.

Idul Adha memperingati kisah Alquran tentang kesediaan Ibrahim untuk mengorbankan Ismail sebagai tindakan ketaatan kepada Tuhan. Sebelum pengorbanannya, Tuhan mempersembahkan seekor domba jantan sebagai persembahan. Dalam catatan Kristen dan Yahudi, Abraham diperintahkan untuk membunuh anak laki-laki lainnya, Ishak.

Tahun lalu, wabah penyakit mulut dan kuku di Indonesia dikaitkan dengan ritual penyembelihan hewan untuk memperingati Idul Adha. Tetapi pemerintah telah bekerja untuk mengatasi wabah tersebut.

Penyakit kaki-dan-mulut adalah penyakit virus yang parah dan sangat menular dari hewan berkaki terbelah yang kadang-kadang menular ke manusia. Hal ini secara signifikan mengurangi perdagangan kambing, sapi, dan domba yang biasanya berkembang pesat di Indonesia pada hari libur.

Penyakit itu kembali tahun lalu ke Indonesia, yang telah bebas wabah selama 32 tahun. Tidak dapat mengatasinya, pemerintah membentuk satuan tugas dan memerintahkan pemusnahan puluhan ribu ternak yang terinfeksi.

READ  Gunung berapi Levodopi di Indonesia kembali meletus

Dalam beberapa pekan terakhir tren kasus aktif turun menjadi nol, dengan 4.682 kasus aktif tersisa hingga Senin, dari total 630.706 kasus, di pulau terpadat di Jawa dan Sumatera. Data dari Gugus Tugas PMK Nasional.