Mei 29, 2024

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

Indonesia mendukung Palestina untuk mendapatkan hak khusus dari PBB

Indonesia mendukung Palestina untuk mendapatkan hak khusus dari PBB

Jakarta (Antara) – Indonesia mendesak PBB untuk memberikan hak khusus kepada Palestina pada pertemuan darurat Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Jumat (10 Mei).

Indonesia merupakan salah satu dari 77 negara yang ikut mensponsori resolusi bertajuk “Penerimaan Anggota Baru PBB” yang didukung oleh 143 negara anggota PBB.

Seperti dikutip dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri RI, Sabtu, “Ini pertama kalinya negara pengamat diberikan hak dan kewenangan khusus seperti anggota PBB lainnya.”

Palestina telah menjadi anggota PBB sejak 2012. telah menjadi negara pengamat. Pemberian konsesi ini menegaskan semakin besarnya dukungan masyarakat internasional terhadap perjuangan Palestina, pengakuan Palestina sebagai negara selanjutnya di PBB, dan realisasi solusi dua negara.

Hak dan keistimewaan khusus tertentu yang diberikan kepada Palestina mencakup, antara lain, bahwa Palestina dapat duduk bersama dengan negara-negara anggota PBB untuk mengusulkan resolusi dan menjadi sponsor bersama resolusi tersebut.

Pernyataan tersebut menyatakan bahwa Palestina dapat dipilih sebagai ketua sidang Majelis Umum PBB dan berbagai komite di bawahnya serta dapat berpartisipasi penuh dalam tujuan PBB dan konferensi internasional di bawah sidang Majelis Umum PBB.

“Dengan semakin meningkatnya peran Palestina menjadi anggota penuh PBB, kami berharap visibilitas politik terhadap permasalahan dan perjuangan Palestina semakin meningkat. Peran baru ini diharapkan dapat mengakomodir dan mempercepat pengajuan kembali permohonan Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB. Dewan Keamanan PBB,” kata kementerian itu dalam pernyataan resmi.

Sidang darurat Majelis Umum PBB pada hari Jumat dimulai setelah salah satu negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB memveto permohonan Palestina untuk keanggotaan penuh pada 18 April.

Menanggapi seruan bersama negara-negara Arab, OKI dan Gerakan Non-Blok, PBB

READ  Kuliah Ketua Wade Tahunan untuk Fokus pada Hubungan AS-Indonesia, 10 November // Pusat Berita // Universitas Marquette

Keberhasilan ini didukung oleh peran aktif Indonesia dalam menggalang dukungan negara-negara di berbagai kawasan, tambah pernyataan itu.

Berita terkait: PBB Palestina Veto AS terhadap keanggotaan merupakan pukulan bagi perdamaian: Menlu Indonesia
Berita terkait: Indonesia menolak laporan AS tentang imigrasi ilegal Israel