Desember 5, 2022

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

Indonesia Serukan Kembalinya ‘Manusia Jawa’ dan Tak Terhitung Benda Seni dan Sejarah Alam dari Belanda – ARTnews.com

Pemerintah Indonesia secara resmi telah meminta pengembalian beberapa koleksi besar sejarah alam dan artefak BelandaTermasuk sisa-sisa terkenal di dunia yang dikenal sebagai “Manusia Jawa”.

Pemerintah Indonesia mengirim Belanda pada bulan Juli daftar barang-barang yang dijarah selama masa kolonial dan dikembalikan. Daftar tersebut, yang dikirim ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, dibagikan secara terbuka oleh kepala misi repatriasi Indonesia pekan lalu. Berdasarkan Koran Belanda Trouw.

Artikel terkait

Harta karun seni yang paling luar biasa Indonesia Apa yang disebut “Harta Karun Lombok”, sejumlah besar batu mulia, perhiasan emas dan perak yang diambil oleh pasukan Belanda ketika mereka merebut istana kerajaan pada tahun 1894, harus dikembalikan. Setengah dari 230 kilogram emas, 7.000 kilogram perak, dan batu mulia dikembalikan ke Indonesia pada tahun 1977.

Namun, koleksi lainnya saat ini dikelola oleh Museum Nasional Etnologi di Leiden Banyak item menampilkan Di Rijksmuseum Nasional di Amsterdam.

Indonesia juga telah meminta kembali Koleksi Sejarah Alam Lengkap Peneliti Belanda Eugene DuBois dipamerkan di Naturalis Biodiversity Center. Selain sekitar 40.000 objek DuBois yang digali di Indonesia antara tahun 1887 dan 1900, koleksinya termasuk “Manusia Jawa”, tengkorak dan tulang paha, contoh pertama Homo erectus, yang dianggap sebagai pendahulu manusia modern secara anatomis. Dubois menemukan materi tersebut pada tahun 1891, memberikan komunitas ilmiah bukti baru tentang ‘mata rantai yang hilang’ antara monyet dan Homo sapiens.

Permintaan pemerintah Indonesia adalah sebagai berikut: Laporan konsultasi Belanda Diterbitkan pada tahun 2020, direkomendasikan agar Belanda “tanpa syarat” mengembalikan wilayah budaya yang diambil dari bekas jajahan Belanda mengikuti permintaan dari tempat asalnya.

READ  Krisis Kedua Indonesia: Peran Politik Praktisi Medis Dibutuhkan Lebih Dari Tidak Pernah

Pada bulan September, Sekretaris Negara untuk Kebudayaan dan Media Belanda Kunai Uslu membahas pengembalian benda-benda kolonial dengan Lilian Gonçalves, seorang pengacara untuk Indonesia dan ketua Komite Penasehat Pengembalian Benda-benda Budaya Belanda.

Gonsalves akan memimpin komisi independen yang akan meninjau sumber dan metode akuisisi barang yang diminta oleh pemerintah Indonesia. Komisi diharapkan untuk memulai pekerjaannya pada bulan Desember.