Mei 30, 2024

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

Indonesia dan Uni Emirat Arab menandatangani perjanjian untuk mengurangi sampah plastik laut

Indonesia dan Uni Emirat Arab menandatangani perjanjian untuk mengurangi sampah plastik laut

JAKARTA (ANTARA) – Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama Mengurangi Tumpahan Sampah Plastik di Laut Indonesia.

MoU tersebut ditandatangani pada Selasa (23 April 2024) oleh pejabat Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI dan Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan Hidup Emirat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

“Penandatanganan MoU ini menandai tonggak penting kerja sama Indonesia-UEA dalam mengurangi kebocoran sampah plastik ke laut dan mencerminkan komitmen kita bersama dalam pengelolaan lingkungan hidup,” kata Wakil Presiden Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Hutan Kementerian Kelautan RI. Koordinasi Urusan dan Investasi. , kata Nani Hendyarthi dalam pernyataan yang dikeluarkan kementeriannya, Rabu.

Ia menambahkan, Indonesia sebagai negara dengan garis pantai yang panjang dan banyak pulau, menyadari sepenuhnya perlunya mengatasi tantangan polusi plastik yang telah menjadi masalah transnasional.

Ia mengatakan, sejak tahun 2018, pihaknya telah melaksanakan aksi nasional mengenai sampah laut, dimana negara tersebut berhasil mengurangi kebocoran sampah plastik sebesar 42 persen dan berencana mengurangi sampah sebesar 70 persen.

“Kami berupaya meningkatkan infrastruktur, menggunakan teknologi, dan mendorong perubahan perilaku di masyarakat,” katanya, seraya menambahkan bahwa dukungan UEA terhadap inisiatif lingkungan hidup Indonesia adalah kuncinya.

Ia mengatakan MoU yang ditandatangani di sela-sela konferensi global Asia Venture Philanthropy Network (AVPN) ini menegaskan komitmen Indonesia untuk bekerja sama dengan komunitas internasional guna menciptakan masa depan bebas sampah plastik bagi generasi mendatang.

Pejabat tersebut mengundang pemerintah UEA untuk berpartisipasi dalam Forum Air Dunia ke-10 yang akan diadakan di provinsi Bali pada tanggal 18-25 Mei tahun ini.

Ia mengatakan, saat ini pemerintah Indonesia dan Uni Emirat Arab sedang mempersiapkan peletakan batu pertama Pusat Penelitian Mangrove Internasional Mohammed bin Zayed-Joko Widodo (MBZ-Joko Widodo IMRC).

READ  Wisatawan dapat terbang dari Bali dalam petualangan berkecepatan tinggi melintasi Indonesia

Upacara peletakan batu pertama dijadwalkan pada 19 Mei 2024. IMRC MBZ-Joko Widodo akan menandai momen penting lainnya dalam kegiatan iklim bersama, tambahnya.

Berita terkait: Indonesia akan melakukan diplomasi hidro di Forum Air Dunia ke-10
Berita terkait: Bali memasang 'Benjor' tradisional di rute yang dilalui delegasi WWF