Desember 8, 2021

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

Taiwan melaporkan 6 kasus diimpor dari Filipina, Indonesia | Berita Taiwan

Taipei (Taiwan News) – Tiga orang Filipina dan tiga pria Indonesia telah didiagnosis dengan kasus virus korona terbaru di Taiwan pada Sabtu (3 April), sehingga jumlah total infeksi di negara itu menjadi 1.045, menurut Komando Epidemiologi Pusat (CECC). ).

Enam kasus baru telah datang ke Taiwan untuk bekerja, dan semuanya dinyatakan positif virus corona setelah menyelesaikan 14 hari isolasi wajib. Mereka tidak menunjukkan tanda-tanda akan datang.

Tiga warga Filipina berusia 20-an dan 30-an menunjukkan bukti tes COVID negatif yang dikeluarkan dalam tiga hari penerbangan ke Taiwan pada pertengahan Maret. Di akhir masa isolasi, mereka menjalani tes pemerintah atas biaya sendiri pada Kamis (1 April) dan dipastikan mengidap penyakit pada Sabtu (3 April).

Ketiga wanita itu diisolasi di fasilitas yang ditunjuk, jadi tidak ada kontak yang terdaftar.

Sementara itu, tiga pria Indonesia, berusia 20-an, 30-an, dan 40-an tahun, tiba di Taiwan pada 13 Maret untuk mulai bekerja di sektor perikanan.

Setelah dites negatif pada akhir masa isolasi mereka, para pria tersebut menjalani tes COVID dengan biaya sendiri pada hari Kamis. Mereka dipastikan sakit pada hari Sabtu.

Dari 49 kontak yang terdaftar untuk pria, dua telah diminta untuk diisolasi di rumah, sementara 47 lainnya telah diminta oleh CECC untuk memantau kesehatan mereka sendiri.

Dari 1.045 kasus Taiwan, 929 diimpor, 77 dari lokal, 36 dari “goodwill navy” Angkatan Laut, dua rusak di pesawat, satu diklasifikasikan sebagai belum terselesaikan, dan satu (Kasus No. 530) diberhentikan sebagai dikonfirmasi kasus.

Hingga saat ini, 10 orang telah didiagnosis dengan penyakit tersebut dan 992 telah dibebaskan dari isolasi rumah sakit, meninggalkan 43 pasien yang menerima perawatan di Taiwan.

READ  Tabrakan buldoser dan kapal nelayan Indonesia 17 hilang ketakutan