Mei 30, 2024

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

Seiring bertambahnya usia Jepang, anak muda Indonesia dilatih untuk mengisi pekerjaan pengasuh

Seiring bertambahnya usia Jepang, anak muda Indonesia dilatih untuk mengisi pekerjaan pengasuh

JAKARTA, 4 April (Reuters) – Berbicara dalam bahasa Jepang, Siti Masaro yang berusia 24 tahun, membungkuk, memberikan piring dengan mug dan dua mangkuk kepada teman sekelasnya yang berpura-pura menjadi orang tua. Makan dengan sendok.

Permainan peran adalah salah satu contoh jenis pelatihan yang ditawarkan oleh lembaga kejuruan di seluruh Indonesia kepada siswa yang ingin mengisi lowongan pekerjaan di Jepang.

“Saya kira alasan Jepang memilih kami adalah karena anak muda Indonesia sangat pandai merawat orang tua,” kata Maesaroh, yang bersekolah di Onodera User Run School di ibukota Indonesia, Jakarta.

Sekolah yang didirikan pada tahun 2022 ini juga menawarkan pelatihan bahasa Jepang kepada siswa yang ingin mendaftar di program pemerintah Jepang yang membantu mereka bekerja di bidang-bidang seperti merawat orang asing dengan keterampilan khusus.

Menurut data PBB, Jepang memiliki salah satu masyarakat dengan penuaan tercepat di dunia, dengan orang berusia 65 tahun ke atas sekarang merupakan 28% dari populasi.

Jumlah kelahiran di Jepang turun di bawah 800.000 untuk pertama kalinya tahun lalu karena populasi usia kerja Jepang menyusut, menurut data resmi.

Hiroki Sasaki, atase tenaga kerja di kedutaan Jepang di Jakarta, memperkirakan hanya sekitar 130.000 dari 340.000 lowongan pekerjaan khusus di Jepang yang telah terisi.

Makanya, permintaan tenaga kerja asing semakin meningkat, katanya.

Per Desember 2022, lebih dari 16.000 orang Indonesia dipekerjakan di bawah Program Pekerja Keahlian Khusus Jepang, jumlah tertinggi kedua setelah Vietnam.

READ  Ritual Sekara Kirti menunjukkan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap lingkungan

Indonesia adalah negara terpadat keempat di dunia dengan populasi sekitar 280 juta jiwa dan kepala sekolah, Kamila Manzur, mengatakan pengiriman pekerja ke Jepang untuk merawat lansia menguntungkan kedua negara.

“Indonesia memiliki peningkatan populasi sekitar tiga juta setiap tahun. Tapi di sini kita memiliki tantangan kita sendiri, yaitu kurangnya lapangan kerja,” katanya.

Diedit oleh Ed Davis

Standar kami: Prinsip Kepercayaan Thomson Reuters.