Juni 22, 2024

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

Kapal nelayan Filipina disita di perairan Indonesia

ANN/THE STAR – Kementerian Kelautan dan Perikanan RI menyita kapal berbendera Filipina yang diduga terlibat penangkapan ikan ilegal di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara 716 di Laut Sulawesi.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Laksamana Muda Adin Nurwaluddin mengatakan penangkapan itu dilakukan saat operasi pengawasan yang dilakukan Hiu 15, kapal pemantau kelautan dan perikanan yang berada di bawah kendali pangkalan PSDKP Tahuna.

Berdasarkan laporan kejadian tersebut, kapal Filipina tersebut diduga melakukan penangkapan ikan ilegal di Laut Sulawesi tanpa dokumen izin yang memadai dari pemerintah Indonesia dengan menggunakan kapal pompa yang dilengkapi alat penangkapan ikan genggam, katanya mengutip CNBC. Indonesia.

Adin mengatakan Hiu 15 pertama kali melihat kapal tersebut, yang diidentifikasi sebagai FB.CA.AM 02, dua mil laut (3,6 kilometer) di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia pada 22 November.

Hiu 15 mulai membuntuti kapal ikan ilegal tersebut hingga kapal patroli menangkap kapal ikan tersebut pada pukul 17.29 waktu setempat.

Petugas PSDKP menggeledah kapal penangkap ikan dan menemukan dua anak buah kapal, 10 kilogram (kg) ikan mahi-mahi kering dan 2 kg cumi kering. Kapal patroli juga mengamankan barang bukti antara lain empat pucuk pistol, satu unit navigasi GPS Furuno GP-32, satu unit komunikasi radio Uniden Pro 520 XL, dan satu lembar surat izin penangkapan ikan.

Kapal pemantau kelautan dan perikanan Indonesia Hiu 15. Foto: Star
READ  Partai Nastem Indonesia telah mendukung gubernur Jakarta yang akan keluar untuk pemilihan presiden 2024.