Mei 30, 2024

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

Godin Indonesia, Australia Barat bergabung untuk mengembangkan mineral penting untuk baterai global, industri kendaraan listrik |  Siaran Pers |  Asia

Godin Indonesia, Australia Barat bergabung untuk mengembangkan mineral penting untuk baterai global, industri kendaraan listrik | Siaran Pers | Asia

Pemerintah Australia Barat dan Departemen Perdagangan dan Industri Indonesia (KADIN) telah menandatangani Nota Kesepahaman

MoU tersebut ditandatangani pada 21 Februari di Perth, Australia Barat, sebagai tindak lanjut dari komitmen B20/G20 2022 November lalu.

Kemitraan antara Australia Barat dan Indonesia dapat membuka peluang yang signifikan di sektor ini, dengan Australia sebagai pemasok utama litium dan Indonesia sebagai produsen nikel terkemuka di dunia karena negara ini memiliki cadangan bijih yang kaya untuk memproduksi baterai EV dengan permintaan tinggi. Komponen utama dalam baterai EV.

“Untuk mewujudkan potensi cadangan nikel Indonesia dan tenaga kerja yang melimpah, kita harus menggunakan kesempatan ini untuk membangun pabrik manufaktur baterai kelas dunia di Indonesia dengan menggunakan litium Australia dan investasi (dengan pengembalian yang menguntungkan tentunya). baterai ke dunia,” kata Arsjad Rasjit.

Di bawah Nota Kesepahaman, KADIN dan Pemerintah Australia Barat akan menjalin kemitraan industri dalam rantai pasokan mineral penting di kedua wilayah dan berbagi informasi tentang pembaruan legislatif atau peraturan. MoU ini diharapkan dapat mempercepat kerja sama dan memacu pertumbuhan industri dalam mendukung industri baterai dan EV global. MoU tersebut mencerminkan komitmen kedua negara untuk mempromosikan investasi dan kerja sama yang saling menguntungkan bagi Australia Barat dan Indonesia.

“Kemitraan strategis antara KADIN dan Pemerintah Australia Barat ini merupakan tonggak sejarah dalam penciptaan hub “pembangkit tenaga listrik” atau “produksi bersama” EV yang bertujuan untuk mencapai tujuan bersama dan mengeksplorasi peluang untuk mengembangkan industri mineral dan baterai kritis bernilai tambah “. Arsjad menambahkan.

KADIN berkomitmen untuk bekerja sama dengan Australia Barat untuk meningkatkan peluang investasi dan perdagangan di industri mineral dan baterai yang kritis, dan MoU ini merupakan langkah penting untuk membangun kemitraan yang kuat, berkelanjutan, dan saling menguntungkan antara kedua negara.

READ  Anggota DPR Setujui Sekutu Jokowi Sebagai Panglima Militer - Eurasia Review

Baik Australia Barat maupun Indonesia memiliki sejarah kerja sama di sektor sumber daya, dengan banyak perusahaan pertambangan Indonesia yang beroperasi di Australia Barat dan perusahaan Australia Barat berinvestasi di sektor pertambangan Indonesia. Nota Kesepahaman tersebut semakin memperkuat ikatan ekonomi dan budaya yang telah terjalin lama antara Australia Barat dan Indonesia, dengan kedua negara berkomitmen untuk mempromosikan kepentingan bersama di berbagai sektor.