Desember 5, 2022

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

Bose Indonesia meluncurkan layanan logistik di jalan tol Aceh-Madaram

JAKARTA (ANTARA) – PT Pos Indonesia (Persero) membuka layanan logistik di jalan tol darat dari Aceh hingga Mataram untuk memastikan kelancaran pengiriman barang.

Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Siti Choiriana mengatakan, perseroan telah menggunakan 50 truk kontainer untuk mengangkut barang mulai dari pertanian hingga barang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kantor bea cukai darat.

“Misalnya mengangkut kopi dan produk UMKM dari Aceh, kemudian memuat barang lain dan datang ke Medan untuk membongkar kopi, lalu datang ke Patang membawa barang segar dan membongkar barang lainnya. Kendaraan besar khusus ini berangkat dari Aceh ke Mataram melalui banyak kota dan provinsi, lalu kembali ke Aceh,” kata Soriana di Jakarta, Senin.

“Setiap halte pasti ada haltenya. Masyarakat sudah tahu bahwa halte itu berhenti pada waktu tertentu. Mereka tahu tentang pelayanan logistik melalui jalan tol darat kita,” ujarnya.

Melalui program angkutan retail dengan menggunakan jasa angkutan darat, Bose Indonesia menawarkan tarif angkutan yang kompetitif yaitu Rp1.000 per kg.

Berita Terkait: Pos Indonesia mengurangi biaya logistik melalui bisnis pemenuhan

Soriana mengatakan, mengingat UMKM memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia dan menyumbang lebih dari setengah Produk Domestik Bruto (PDB), dia yakin penetapan harga yang kompetitif akan membantu bisnis UMKM tumbuh.

Selain membuka layanan ground payment, Bose Indonesia juga menawarkan berbagai promo, termasuk pengiriman dua kilo kargo dengan harga satu. Sesuai skema, jika harga pengiriman barang dari Jakarta ke Surabaya adalah Rp10 ribu per kilogram, jika konsumen mengirim lima kilogram barang, mereka hanya perlu membayar Rp30.000 karena akan mendapat diskon Rp20.000.

“Kami satu-satunya BUMN yang bergerak di bidang jasa logistik. Kami tidak ingin membebani negara, maka kami menawarkan solusi seperti itu,” kata Soriana.

READ  Gempa 4,3 SR mengguncang Indonesia / Volcano Discovery, Poso, Sulawesi Tengah

Berdasarkan data Kemenko Perekonomian, UMKM mendukung pemulihan ekonomi dengan kontribusinya terhadap PDB mencapai 61,07 persen atau Rp8.574 triliun pada 2021.

Pada tahun 2021 jumlah UMKM yang mencakup berbagai sektor usaha akan mencapai 64,19 juta.

Berita Terkait: Bose Indonesia, jurusan teknologi bergandengan tangan untuk mendorong transformasi digital