September 27, 2021

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

3 Harimau Sumatera terancam punah di Indonesia

Banda Aceh, Indonesia >> Pihak berwenang mengatakan tiga harimau Sumatera yang berbahaya, termasuk dua anaknya, telah dibunuh setelah terperangkap oleh pemburu liar di kawasan lindung di pulau Sumatera, Indonesia.

Agus Ariando, Ketua Dewan Keamanan, mengatakan pada Selasa bahwa seorang ibu dan bayinya telah meninggal di kawasan Loser Ecological Wilderness untuk perlindungan harimau di provinsi Aceh. Tubuh anak laki-laki itu ditemukan sekitar 5 meter (15 kaki) jauhnya pada hari Kamis, katanya.

Pemeriksaan menentukan mereka meninggal karena luka yang diderita oleh jebakan, kata Ariando.

Dia mengatakan beberapa jebakan yang digunakan untuk menangkap babi hutan di peternakan ditemukan di area mayat.

“Sangat tidak mungkin memasang perangkap babi di kawasan lindung,” kata Ariando, seraya menambahkan bahwa “itu bertujuan untuk memburu hewan langka untuk keuntungan ekonomi.” Dia mengatakan perusahaannya akan bekerja sama dengan lembaga penegak hukum dalam penyelidikan.

Menurut Daftar Merah Spesies Terancam Punah IUCN, harimau sumatera, subspesies harimau yang paling terancam punah, berada di bawah tekanan yang meningkat akibat perburuan liar karena habitat hutan mereka menyusut. Diperkirakan kurang dari 400 ekor harimau sumatera berada di alam bebas.

Ini adalah yang terbaru dari serangkaian pembunuhan hewan langka di pulau Sumatera. Aktivis keamanan telah memperingatkan bahwa wabah virus corona meningkat ketika penduduk desa kembali berburu karena alasan ekonomi.

Awal bulan lalu, seekor harimau betina ditemukan tewas dengan luka akibat jebakan di Kabupaten Aceh Selatan.

Gajah itu ditemukan tanpa kepala pada 11 Juli di sebuah kebun sawit di Aceh Timur. Polisi telah menangkap seorang pemburu bersama empat orang lainnya yang dituduh membeli gading dari bangkai hewan.

Pada bulan Juni, polisi Aceh menangkap empat pria yang dituduh menjebak harimau dan menjual sisa-sisanya seharga 100 juta rupee ($6.900). Beberapa hari kemudian, harimau sumatera lainnya mati setelah memakan kambing beracun tikus di negara tetangga Sumatera Utara.

READ  Indonesia menetapkan pertumbuhan PDB pertama dalam lima kuartal, memengaruhi prospek gelombang virus baru