April 12, 2024

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

Timah, penambang timah Indonesia, mendapat persetujuan ekspor 30.000 ton untuk tahun 2024 – TradingView News

Timah, penambang timah Indonesia, mendapat persetujuan ekspor 30.000 ton untuk tahun 2024 – TradingView News

Penambang timah terbesar di Indonesia adalah PT Timah Kaleng Perusahaan telah menerima persetujuan untuk mengekspor sekitar 30,000 metrik ton timah olahan pada tahun 2024, Sekretaris Perusahaan Abdullah Umar mengatakan pada hari Selasa.

Harga timah mencapai level tertinggi dalam tujuh bulan pada minggu ini karena tertundanya persetujuan rencana kerja tahunan oleh perusahaan pertambangan, yang dikenal secara lokal sebagai RKAB, menghambat ekspor dari Indonesia.

Pemerintah telah mengalah dan mengeluarkan kuota produksi yang lebih tinggi, sehingga mengurangi tekanan pasokan, namun sekitar 500 proyek produksi untuk berbagai mineral masih dalam peninjauan, kata seorang pejabat pertambangan pada hari Selasa.

“Meskipun dimulainya kembali produksi disambut baik di pasar internasional, perpanjangan penundaan izin menunjukkan bahwa ekspor mungkin akan melemah untuk beberapa waktu,” kata Tom Langston, analis di Asosiasi Timah Internasional.

“Di Tiongkok, penghentian penambangan timah di negara bagian Wa Myanmar mulai 1 Agustus 2023, ditambah dengan hilangnya pasokan dari Indonesia, menambah ketidakpastian, yang menyumbang 73% dari impor timah olahan Tiongkok pada tahun 2023,” kata Langston. .

Dia mengatakan perusahaan Indonesia PT Timah dan PT Mitra Stania Prima menerima izin ekspor dan perdagangan dilanjutkan di Bursa Berjangka Jakarta mulai 5 Maret.

PT Timah mengekspor sekitar 1.600 ton timah olahan pada awal Maret, kata sekretaris perusahaan Abdullah pada hari Senin.

Indonesia memproduksi 74.400 ton timah olahan tahun lalu, seperlima produksi global, dan mengekspor 57.317 ton, menurut data Biro Statistik Logam Dunia.

READ  Tesla Giga Austin ingin memperluas, menambah pabrik baru di Indonesia