Oktober 18, 2021

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

‘Sistem kesehatan di ambang kehancuran’: Indonesia melawan pemberontakan COVID | berita infeksi virus corona

Indonesia, yang memiliki populasi 270 juta, telah mengalami peningkatan infeksi COVID dalam seminggu terakhir, dengan lebih dari 2,05 juta kasus dilaporkan pada hari Sabtu, dan tingkat rawat inap di ibu kota Jakarta dan daerah yang terkena dampak lainnya telah meningkat lebih dari 75 persen. .

Negara ini diganggu dengan jenis virus baru, termasuk varian delta yang sangat menular yang pertama kali diidentifikasi di India.

Di Jakarta, peningkatan kasus telah memaksa rumah sakit untuk mendirikan tenda darurat, menurut situs berita Tedik, mengutip pejabat pemerintah provinsi.

Di Madden, ibu kota provinsi Sumatera Utara, Dr Inke Nadia de Lupis, anggota gugus tugas Pemerintah di wilayah tersebut, mengatakan 1.800 anak telah terinfeksi virus dalam enam bulan terakhir, termasuk 14 yang telah meninggal.

Sepertiga dari kasus yang dilaporkan adalah siswa usia sekolah dasar, dan seperempatnya adalah siswa usia sekolah menengah, dikutip oleh Inke Tedik.

Pada hari Jumat, Presiden Joko Widodo berjanji bahwa negara itu sedang menghadapi “situasi luar biasa” dan akan merespons “dengan kebijakan yang cepat dan tepat.”

Hampir 1.000 petugas kesehatan Indonesia telah meninggal karena virus sejak wabah dimulai, dengan asosiasi medis negara itu mengkonfirmasi pada hari Jumat bahwa 401 dokter termasuk di antara korban.

Bulan ini, lebih dari 300 dokter dan petugas kesehatan yang divaksinasi di Jawa Tengah didiagnosis COVID-19 dan dirawat di sekitar selusin rumah sakit.

Meningkatnya jumlah kasus serius di antara pekerja medis yang divaksinasi telah menimbulkan pertanyaan tentang tusukan Sinovak buatan China, yang sangat diandalkan Indonesia untuk memvaksinasi lebih dari 180 juta orang awal tahun depan.

‘Dekat lereng’

Eka Mulyana, juru bicara asosiasi medis provinsi, mengatakan indikasi medis adalah ketegangan yang harus disalahkan atas peningkatan kasus di Jawa Barat.

READ  Meski mendapat perlindungan hukum, orang Tionghoa di Indonesia masih menghadapi diskriminasi D + C

Di Jawa Barat, tingkat kenyamanan tempat tidur melebihi 90 persen. Beberapa rumah sakit memiliki tarif yang lebih dari 100 persen, ”katanya kepada wartawan.

“Pada tingkat ini, sistem perawatan kesehatan kita berada di ambang kehancuran.”

Puluhan komunitas di Kabupaten Gudas Jawa Tengah dikurung setelah variasi delta terdeteksi pada sampel uji lokal, menyebabkan peningkatan kasus virus secara tiba-tiba.

Di tengah wabah virus corona (COVID-19) di Pekasi, pinggiran Jakarta, seorang pasien terbaring di tanah di tenda darurat di luar ruang gawat darurat rumah sakit pemerintah. [Willy Kurniawan/Reuters]

Terlepas dari larangan resmi terhadap migrasi tahunan, pemberontakan sebagian disebabkan oleh fakta bahwa jutaan orang melakukan perjalanan dari wilayah tersebut ke seluruh negara mayoritas Muslim pada akhir Ramadhan bulan lalu.

Ahmed Ibn Sayyapuddin, perwakilan Quds dari Ikatan Dokter Indonesia, mengatakan tidak mungkin untuk menentukan di mana pemberontakan massal dimulai.

“Kami tidak tahu bagaimana mendeteksi dan mendeteksi penyebaran pertama kasus delta karena hasil tes sampel keluar tiga minggu setelah pelepasan massal,” katanya.

“Model saya termasuk di antara model yang diuji untuk varian Delta. Saya sudah sembuh (sekarang) dan dinyatakan negatif, tetapi saya masih batuk. ”

Sementara itu, The Jakarta Post melaporkan bahwa seorang pejabat Indonesia yang tidak disebutkan namanya yang baru-baru ini terinfeksi virus corona sedang dalam perjalanan ke Italia untuk menghadiri konferensi internasional.

Pejabat itu diisolasi selama 10 hari setelah pemeriksaan positif pada kedatangannya di kota pelabuhan Catania, Sisilia, tempat para pejabat dari seluruh dunia berkumpul untuk serangkaian pertemuan tingkat menteri G20.