April 12, 2024

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

RUU Perlindungan Pelajar Indonesia di Luar Negeri Patut Ditinjau: MPR

RUU Perlindungan Pelajar Indonesia di Luar Negeri Patut Ditinjau: MPR

JAKARTA (ANTARA) – Naskah pendidikan untuk mengusulkan RUU perlindungan bagi pelajar Indonesia di luar negeri patut dikaji dan dicermati oleh DPR dan pemerintah.

Hal itu disampaikan Ketua MPR Bambang Soesatyo di Jakarta, Sabtu, saat menerima kunjungan Persatuan Mahasiswa Indonesia Luar Negeri (PPI Dunia) yang menyampaikan orasi pendidikan untuk RUU tersebut.

“Naskah akademik tentang keselamatan mahasiswa Indonesia perantauan dari kelompok BPI Dunia sangat layak untuk diulas dan dipelajari,” kata Susateo.

Ia mengutip data PPI Dunia bahwa hingga April 2020, terdapat 50.889 mahasiswa Indonesia yang belajar di luar negeri, sehingga diperlukan perlindungan pemerintah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan mereka.

Ia menjelaskan, dari 50.899 mahasiswa Indonesia tersebut, terdapat 20.917 mahasiswa di kawasan Amerika-Eropa, 15.800 mahasiswa di kawasan Timur Tengah-Afrika, dan 14.172 mahasiswa di kawasan Asia-Oseania.

Soesatyo mencontohkan, mahasiswa Indonesia di luar negeri menghadapi berbagai masalah.

Dia menunjukkan bahwa siswa menghadapi penipuan oleh lembaga pendidikan internasional dan nasional, perang dan konflik di negara tujuan, epidemi dan masalah dengan lembaga pendidikan lokal.

Karena itu, ia menegaskan keterlibatan pemerintah Indonesia yang diatur dalam RUU Perlindungan Mahasiswa Asing Indonesia sangat diperlukan.

“Mereka (pemerintah) akan bertindak sebagai pengawas dan pengatur terkait keselamatan mahasiswa Indonesia di luar negeri selama masa persiapan, pemberangkatan, masa studi, dan kepulangan,” jelas juru bicara MPR tersebut.

Pada saat yang sama, katanya, MBR bekerja sama dengan BPI Dunia akan melakukan program penyadaran empat pilar MPR bersamaan dengan Simposium Internasional ke-15 BPI Dunia.

Acara dijadwalkan pada Agustus 2023 di Amsterdam, Belanda, dan diharapkan dihadiri oleh 300 mahasiswa Indonesia yang mewakili 62 BPI dari seluruh dunia.

Berita Terkait: Pelajar harus kembali setelah menyelesaikan pendidikan di luar negeri: Gubernur
Berita terkait: Menkeu minta mahasiswa asing bantu bangun Industri 4.0
Berita terkait: Ketua MPR Dukung PPI Amandemen UU Pensiun

READ  Baja tahan karat canai panas Indonesia yang menghindari tarif UE melalui EU Türkiye

Diterjemahkan oleh: Tri A, Kensu
Editor: Aziz Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2023