Maret 1, 2024

SUARAPALU.COM

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia, analisis, laporan khusus dari pusat kota besar termasuk Jakarta, Surabaya, Medan & Bekasi.

Hubungan Indonesia-Tiongkok diharapkan menjadi landasan bagi perdamaian: Siratz

Hubungan Indonesia-Tiongkok diharapkan menjadi landasan bagi perdamaian: Siratz

Dominasi oligarki global dan kolonialisme Barat harus diakhiri; Asia harus bangkit

JAKARTA (Antara) – Hubungan Indonesia-Tiongkok harus menjadi landasan perdamaian dunia dan mewujudkan tatanan dunia yang lebih baik, kata Akil Siratz, Presiden Lembaga Persahabatan Organisasi Islam Indonesia (LBOI).

“Hubungan Indonesia-Tiongkok diharapkan dapat mendukung perdamaian dunia menuju tatanan global yang lebih baik, beradab dan saling menguntungkan,” ujarnya saat debat publik dan buka puasa massal di Besantren Al-Sakafa bersama Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Lu Kang. Jumat (14 April 2023).

Siraj yang menjabat sebagai Ketua Umum Nahdlatul Ulama periode 2010 hingga 2021 mengatakan, mengingat ikatan sejarah dan spiritual yang kuat, maka ikatan antara Indonesia dan China harus diperkuat untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi semua.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Indonesia dan China harus mempererat kerja sama, menjalin hubungan satu sama lain, serta mempererat hubungan dan persaudaraan di antara bangsanya, tambah ulama itu.

Ia juga menyoroti perlunya peningkatan hubungan bisnis dan kerjasama antara Indonesia dan China di bidang pendidikan.

“Kita harus memperkuat kemitraan antar pemerintah dengan perspektif masa depan untuk memastikan bahwa Indonesia dan China bersatu sebagai dua sisi mata uang yang sama dalam kerja sama yang tidak terpisahkan,” ujarnya.

Presiden LPOI menegaskan, posisi strategis Indonesia dan Tiongkok dalam aspek geopolitik, geoekonomi, dan geostrategis akan menjadi modal utama untuk mewujudkan gerakan bersama menorehkan masa depan yang lebih baik.

“Ke depan, para pemangku kepentingan kedua negara harus saling berhubungan baik secara individu maupun bersama-sama sehingga kita dapat menghadapi semua ancaman dan serangan yang muncul atau terjadi secara bersama-sama,” kata Siradge.

Ulama itu menambahkan, sebagai negara maju yang unggul dalam berbagai aspek global, China dapat memimpin Asia untuk mewujudkan peradaban yang lebih baik dan lebih baik.

READ  Kaisar dan Permaisuri Jepang disambut oleh Presiden Indonesia Joko

“Dominasi oligarki global dan kolonialisme Barat harus diakhiri, Asia harus bangkit,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Siradj juga mengatakan bahwa LPOI dan Lembaga Persahabatan Organisasi Keagamaan Indonesia (LPOK) mengapresiasi upaya pemerintah China untuk menengahi hubungan antara Arab Saudi dan Iran untuk menggoyahkan hubungan.

BERITA TERKAIT: Indonesia bermitra dengan China untuk memajukan transisi layanan kesehatan
Berita terkait: ITH Guangzhou bantu produk UMKM tembus pasar China
Berita terkait: Indonesia tarik pengusaha China dari Shandong

Diterjemahkan oleh: Melalusa Sustra, Nabil Ihsan
Pengarang : Sri Haryati
Hak Cipta © ANTARA 2023